Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Penyelundupan Diduga Sabu dan Ekstasi Lewat Layanan Kunjungan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:52 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN –
Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan, menggagalkan dugaan upaya penyelundupan narkotika melalui layanan kunjungan, Sabtu (17/10/2026).

Seorang pengunjung perempuan berinisial ES, yang hendak mengunjungi suaminya, salah seorang warga binaan, kedapatan membawa dua paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu dan tiga butir pil yang diduga ekstasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan tersebut terungkap saat petugas melaksanakan pemeriksaan terhadap pengunjung dan barang bawaannya di area layanan kunjungan Rutan Kelas I Medan.

Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan barang yang diduga narkotika tersebut tersimpan di dalam dompet.

Petugas kemudian melakukan penanganan sesuai prosedur pengamanan yang berlaku guna mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan Rutan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Kelas I Medan, Yoslan J.H. Doloksaribu, menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap setiap pengunjung dan barang bawaannya merupakan bagian penting dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

“Petugas kami selalu melaksanakan pemeriksaan secara cermat terhadap setiap pengunjung dan barang bawaannya. Hal ini merupakan langkah preventif untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam Rutan. Kami berkomitmen menjalankan prosedur pengamanan secara konsisten tanpa mengabaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Yoslan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak Rutan Kelas I Medan segera berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polsek Helvetia untuk penanganan lebih lanjut.

Barang temuan dan perkara tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Penggagalan ini menjadi bagian dari komitmen Rutan Kelas I Medan dalam memperkuat pengawasan serta mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan Rutan.

Langkah tersebut juga merupakan upaya mendukung terciptanya situasi pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Rutan Kelas I Medan menegaskan akan terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan, serta melaksanakan pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur.

Dengan demikian, layanan kunjungan diharapkan tetap berjalan dengan baik, aman, dan tertib, sekaligus mendukung upaya mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkotika dan barang terlarang lainnya.(AVID/rel)

#RutanKelasIMedan #Kemenimipas #Ditjenpas #Pemasyarakatan

RAGUSTA BERSERI
(Bersih, Sehat, Rapi, dan Indah)

Berita Terkait

Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman
Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Tinjau Standar Higienis Produksi Tempe dan Dapur Lapas Sibolga
Kapolres Sergai Letakkan Batu Pertama Bedah Rumah Bilal Mayat, Bukti Nyata Semangat Polisi Bersama Masyarakat
​Antusiasme Tak Surut, Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Terus Dibanjiri Warga Penerima Manfaat
Dari Balik Jeruji untuk Masyarakat, Tempe Produksi Lapas Sibolga Hadir di Dapur MBG
Menginspirasi Tanpa Sekat, Sosok Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik Hadirkan Ketenangan di Tengah Uji Kompetensi
Tembok Gang Anggrek Tantang Pemko Medan: Siapa yang Berkuasa, Hukum atau Tembok?
Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:23 WIB

VIRAL! Bedah Buku Internasional UI: Karya Mahasiswa S2 Gizi FKM USU Ditetapkan Sebagai Referensi Akademik Banyak Terima Hadiah Atas Prestasinya di Apresiasi Seluruh Mentri dan Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 17:17 WIB

Karhutla Kaltim Diantisipasi dari Hulu ke Hilir, Pengamat Apresiasi Strategi Pangdam VI/Mulawarman

Kamis, 10 September 2026 - 15:49 WIB

Lapas Tangerang Kembali Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

Selasa, 8 September 2026 - 15:05 WIB

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Selasa, 1 September 2026 - 22:04 WIB

“Budi Arie Clear!” Aktivis Nasional Minta Publik Hentikan Spekulasi soal Kasus Judi Online

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Aktivis Nasional: Pembentangan Bendera di Samarinda Merupakan Ekspresi Identitas dan Aspirasi, Bukan Serta-Merta Gerakan Keluar dari NKRI

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Tidak Perlu Takut Dengan Aksi Demo Besar. Di Sinilah Ruang Kebaikan Komunikasi Rakyat & Pemerintah Semakin Sehat Terbentuk

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot

Berita Terbaru