Lapas Tangerang Kembali Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 15:49 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang kembali memperketat pengelolaan keamanan dengan memindahkan sembilan narapidana berisiko tinggi ke sejumlah lapas di kawasan Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah.

Pemindahan sembilan narapidana tersebut dilakukan pada Rabu (9/9/2026) malam, mulai pukul 20.40 WIB. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemasyarakatan dalam menempatkan narapidana berdasarkan tingkat risiko, kebutuhan pembinaan, dan hasil asesmen.

Penempatan narapidana berisiko tinggi di Nusakambangan dilakukan untuk memastikan mereka berada di lingkungan pemasyarakatan dengan sistem pengamanan yang sesuai dengan karakteristik dan tingkat risikonya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara hukum, pemindahan narapidana untuk kepentingan keamanan, pembinaan, dan/atau proses peradilan dimungkinkan sebagaimana diatur dalam Pasal 37 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, Lapas Kelas I Tangerang berkoordinasi dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon.

Proses pemindahan juga mendapat dukungan pengawalan personel Brigade Mobil (Brimob) Polda Banten.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang Beni Hidayat menegaskan, pemindahan tersebut bukan sekadar memindahkan narapidana dari satu tempat ke tempat lain.

Kebijakan itu merupakan bagian dari strategi pengelolaan keamanan sekaligus pembinaan berdasarkan tingkat risiko masing-masing warga binaan.

“Pemindahan ini merupakan langkah yang dilakukan berdasarkan pertimbangan keamanan, pembinaan, dan hasil asesmen. Penempatan narapidana risiko tinggi dilaksanakan ke wilayah Nusakambangan sesuai SOP,” ujar Beni kepada Hallonews.id, Kamis (10/9/2026) pagi.

Menurut Beni, setiap proses pemindahan dilakukan dengan memperhatikan prosedur operasional standar (SOP) serta aspek keamanan secara menyeluruh.

“Pengamanan pun dilakukan secara berlapis sejak persiapan hingga keberangkatan. untuk memastikan seluruh rangkaian Koordinasi antarpersonel dan instansi diperkuat pemindahan berlangsung sesuai prosedur,” katanya.

Pemindahan tersebut sekaligus menunjukkan penerapan pendekatan pemasyarakatan berbasis risiko. Dalam pendekatan ini, penempatan narapidana tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif, tetapi juga faktor keamanan serta kebutuhan pembinaan.

Dengan pemindahan tersebut, sembilan narapidana berisiko tinggi dari Lapas Kelas I Tangerang selanjutnya menjalani proses pembinaan di lapas tujuan di kawasan Nusakambangan.

“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif hingga para narapidana diberangkatkan menuju wilayah Pulau Nusakambangan,” pungkas Beni.(AVID/voi.id)

Berita Terkait

Buka Ruang Aduan bagi Masyarakat, Kapolda Metro Jaya Tuai Apresiasi PW GP Al Washliyah DKI Jakarta
VIRAL! Bedah Buku Internasional UI: Karya Mahasiswa S2 Gizi FKM USU Ditetapkan Sebagai Referensi Akademik Banyak Terima Hadiah Atas Prestasinya di Apresiasi Seluruh Mentri dan Kapolri
Karhutla Kaltim Diantisipasi dari Hulu ke Hilir, Pengamat Apresiasi Strategi Pangdam VI/Mulawarman
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
“Budi Arie Clear!” Aktivis Nasional Minta Publik Hentikan Spekulasi soal Kasus Judi Online
Aktivis Nasional: Pembentangan Bendera di Samarinda Merupakan Ekspresi Identitas dan Aspirasi, Bukan Serta-Merta Gerakan Keluar dari NKRI
Prof DR Sutan Nasomal : Tidak Perlu Takut Dengan Aksi Demo Besar. Di Sinilah Ruang Kebaikan Komunikasi Rakyat & Pemerintah Semakin Sehat Terbentuk
Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Tinjau Standar Higienis Produksi Tempe dan Dapur Lapas Sibolga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:29 WIB

​Antusiasme Tak Surut, Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Terus Dibanjiri Warga Penerima Manfaat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Dari Balik Jeruji untuk Masyarakat, Tempe Produksi Lapas Sibolga Hadir di Dapur MBG

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Menginspirasi Tanpa Sekat, Sosok Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik Hadirkan Ketenangan di Tengah Uji Kompetensi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Tembok Gang Anggrek Tantang Pemko Medan: Siapa yang Berkuasa, Hukum atau Tembok?

Rabu, 30 September 2026 - 09:06 WIB

Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Senin, 28 September 2026 - 16:08 WIB

Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan

Berita Terbaru