Dinamika di Balik Unjuk Rasa RUU Perampasan Aset: Pertemuan Rahasia dan Manuver Politik Lokal

REVOLUSI TIMES

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 01:53 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), berorasi saat unjuk rasa di depan Gedung DPR RI di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), berorasi saat unjuk rasa di depan Gedung DPR RI di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

JAKARTA — Laporan dari kanal YouTube Tempodotco mengungkap dinamika politik yang terjadi di balik unjuk rasa pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset pada 27 Agustus 2026. Beberapa jam sebelum aksi massa berlangsung, perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) diketahui mengadakan pertemuan rahasia dengan empat pimpinan DPR di ruang delegasi pada Rabu malam, 26 Agustus 2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat hingga dini hari tersebut, perwakilan massa menyampaikan aspirasi mendesak terkait pengesahan RUU Perampasan Aset serta penerapan sanksi hukuman mati bagi para pelaku korupsi. Suasana diskusi kian mencuri perhatian ketika di sela-sela perbincangan, pihak perwakilan massa berkesempatan melakukan komunikasi melalui panggilan video dengan Presiden Prabowo Subianto lewat telepon milik Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Pihak legislatif pun merespons dengan menyatakan bahwa RUU tersebut sejatinya telah masuk dalam daftar prioritas pembahasan di parlemen.

Selain itu, muncul dugaan keterlibatan kader Partai Gerindra, Nistra Yohan, dalam mendekati tokoh masyarakat di Pati, Jawa Tengah. Nistra diduga berupaya mengoordinasikan pergerakan massa ke Jakarta dengan janji fasilitasi transportasi. Namun, saat dikonfirmasi, Nistra membantah keras tuduhan tersebut dan menyebut adanya kekeliruan informasi terkait perannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di internal DPR, sejumlah anggota Komisi III mengaku terkejut dengan percepatan inisiatif pembahasan RUU ini yang dirasa minim pelibatan fraksi. Terdapat kekhawatiran mengenai substansi draf yang belum matang, terutama prosedur perampasan aset tanpa putusan pengadilan. Beberapa pihak menduga bahwa pelambungan isu ini di tengah unjuk rasa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan strategi untuk meredam tensi aksi massa.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryadi, menegaskan bahwa partainya berkomitmen mengawal RUU Perampasan Aset. Menurutnya, langkah DPR diambil sebagai respons atas tidak adanya draf usulan pemerintah yang masuk ke parlemen hingga akhir 2024, dan saat ini pihaknya masih membuka ruang untuk menjaring aspirasi publik. (*)

Berita Terkait

Menteri Imipas Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional: Sudah Sangat Tepat Agar Tidak Terulang Lagi
Polemik Syarat Pendidikan Gibran Bergeser ke Ranah Politik, DPR Dinilai Bisa Jadi Titik Krusial
Kritik terhadap Mahkamah Konstitusi dan Urgensi Menjaga Kepercayaan Publik
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Aksi Massa Warnai Agustus di Jakarta: Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Suarakan Kritik Demokrasi
Sisi Gelap Perburuan Tommy Soeharto: Kebocoran Internal dan Operasi Senyap “Black Cat”
Retaknya Barisan Penantang: Polemik Ijazah Jokowi dan Pesan Moral Sang Mantan Presiden
Rapimnas PII 2026 dan Harlah PII Wati ke-62 Resmi Dibuka di Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Tinjau Standar Higienis Produksi Tempe dan Dapur Lapas Sibolga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:29 WIB

​Antusiasme Tak Surut, Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Terus Dibanjiri Warga Penerima Manfaat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Dari Balik Jeruji untuk Masyarakat, Tempe Produksi Lapas Sibolga Hadir di Dapur MBG

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Menginspirasi Tanpa Sekat, Sosok Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik Hadirkan Ketenangan di Tengah Uji Kompetensi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Tembok Gang Anggrek Tantang Pemko Medan: Siapa yang Berkuasa, Hukum atau Tembok?

Rabu, 30 September 2026 - 09:06 WIB

Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Senin, 28 September 2026 - 16:08 WIB

Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan

Berita Terbaru